Logo Desa Adat Tri Buana Sekar Sari

" Download Logo, Bedah filosofi logo Desa Adat Tri Buana Sekar Sari. Penjelasan lengkap makna Anjali Mudra, kelopak bunga Sekar Sari, simbol Swastika, dan harmoni warna emas-putih. "
Download Logo Desa Adat Tri Buana Sekar Sari
" Download Logo, Bedah filosofi logo Desa Adat Tri Buana Sekar Sari. Penjelasan lengkap makna Anjali Mudra, kelopak bunga Sekar Sari, simbol Swastika, dan harmoni warna emas-putih. "
Dibuat : 6 Februari 2026
Aplikasi : CorelDraw
WhatsApp
Facebook
Pinterest
Twitter

Kali ini kita melakukan desain ulang untuk logo Desa Adat Tri Buana Sekar Sari. Logo ini dibuat dengan CorelDraw. Logo bukan sekadar gambar, melainkan representasi jiwa, sejarah, dan harapan sebuah komunitas. Bagi Desa Adat Tri Buana Sekar Sari, logo ini merupakan kristalisasi dari nilai-nilai luhur Hindu Bali dan semangat gotong royong masyarakatnya.

Berikut segi pandang mengenai makna di balik bentuk, warna, dan filosofi yang terkandung di dalam logo ini

1. Analisis Bentuk dan Simbolisme

Download Logo Desa Adat Tri Buana Sekar Sari
Logo Desa Adat Tri Buana Sekar Sari

Setiap lengkungan dalam logo ini memiliki pesan spiritual yang mendalam:

  • Lingkaran Mandala (Padma): Bentuk luar yang menyerupai kelopak bunga teratai (Padma) melambangkan alam semesta dan kesucian. Ini menunjukkan bahwa Desa Adat adalah tempat yang suci dan selaras dengan hukum alam.
  • Anjali Mudra (Tangan Menyembah): Di pusat logo terdapat dua telapak tangan yang mengatup. Ini melambangkan Sembah Pengubakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, serta keramah-tamahan dan rasa hormat antar sesama warga desa.
  • Kelopak Bunga (Sekar/Padmasana): Terletak tepat di bawah tangan Anjali Mudra, kelopak bunga yang mekar ini melambangkan landasan kesucian dan kemuliaan. Secara harfiah, ini merepresentasikan bagian “Sekar Sari” dari nama desa, yang berarti sari bunga yang memberikan keharuman dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Ini juga menyimbolkan bahwa segala sujud bakti harus didasari oleh hati yang murni dan tulus.
  • Simbol Swastika: Terletak di sisi kiri dan kanan, Swastika adalah simbol keselamatan, harmoni, dan perputaran keberuntungan yang tidak terputus.
  • Ukiran Patra (Ornamen Bali): Detail ukiran kuning emas di sekeliling lingkaran mencerminkan kekayaan budaya dan warisan leluhur yang terus dijaga kelestariannya.

2. Filosofi Warna

Pemilihan warna dalam logo ini merujuk pada nilai estetika dan spiritual lokal:

  • Kuning (Emas): Melambangkan keagungan, kebijaksanaan, dan kemuliaan jiwa.
  • Putih: Melambangkan kesucian pikiran, ketulusan hati, dan perdamaian dalam bermasyarakat.
  • Hitam: Memberikan kesan tegas, kuat, dan perlindungan. Melambangkan kekuatan Tuhan dalam memelihara alam semesta.

3. Filosofi Nama Tri Buana Sekar Sari

  • Tri Buana: Merujuk pada tiga ranah kehidupan (Bhur, Bwah, Swah), komitmen desa dalam menjaga keseimbangan antara alam bawah, alam manusia, dan alam ketuhanan (Tri Hita Karana).
  • Sekar Sari: Berarti “Sari Bunga”. Mencerminkan harapan agar desa ini menjadi tempat yang makmur, indah, dan memberikan “sari” kehidupan yang positif bagi penghuninya.

Butuh Logo yang Memiliki Karakter dan Filosofi Kuat?

Sebuah identitas visual yang baik harus mampu bercerita tanpa perlu berkata-kata. Jika Anda memerlukan jasa desain logo yang tidak hanya estetis secara visual, tetapi juga menggali nilai filosofis mendalam seperti logo di atas, Srisadhana Amerthanadi hadir sebagai solusi profesional Anda.

Kami percaya bahwa setiap simbol memiliki doa dan harapan. Mari ciptakan identitas visual yang abadi dan bermakna bagi organisasi, bisnis, atau instansi Anda bersama kami.

Wujudkan visi Anda melalui desain yang berakar pada filosofi. Hubungi Srisadhana Amerthanadi sekarang!

Logo Desa Adat Tri Buana Sekar Sari

More to explorer

Contact Me

Leave your message in the form below, and we will receive it by WhatsApp!

 
 

 

 

Tim dukungan pelanggan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Pastikan Anda menggunakan whatsApp